Januari 21, 2011

RESEP TOM YUM



Euwhhh...
You gotta try this!
ini enak sekali sodara sodara!

Kaldu :
1800 kaldu udang/ayam/air
3 batang serai, memarkan
3 cm jahe, memarkan
3 lembar daun jeruk
4 sdm kecap ikan/nampla sauce
1 cm lengkuas, memarkan
2 sdt sdm minyak cabai
1/2 sdt garam halus
3 buah cabai rawit merah, haluskan/namprik
1 siung bawang putih, memarkan

Bahan Isi:
300 gr udang ukuran besar, buang kepala dan bersihkan
100 gr jamur merang
8 buah cabai rawit, biarkan utuh
1 batang serai, ambil yang berwarna putih. potong-potong
5 lembar daun ketumbar, iris halus
2 lembar daun jeruk, iris halus
5 sdm air jeruk nipis

Cara Membuat :
1. Didihkan kaldu.air. Masukkan serai, jahe, lengkuas, bawang putih dan bumbu kaldu lainnya. Rebus hingga mendidih. angkat, saring.
2. Panaskan kembali kaldu, masukan udang, jamur, cabai dan daging serai. Didihkan kembali. Sesaat sebelum di angkat, tuang air jeruk nipis dan daun ketumbar. angkat. sajikkan panas. Untuk 5 Porsi

SELALU DISINI

Aku menemukanmu
di sela-sela waktuku yang sia-sia
Menghadirkanmu dalam pesan
Membawa sapaan khas seorang kasmaran
Aku tak lagi terhanyut
tapi aku akan selalu disini

Menari-nari pak tua dengan tongkatnya
Menarik sudut bibirku
Menertawakan dunia

TANPA AKU

Secangkir Kopi,
sehisap asap dan kesia-siaan itu
Sekelebat canda,
seisak tangis dan keceriaan itu
Setumpuk kenangan,
dentingan gitar dan kesyahduan malam
Berlarian, menangkap kupu,
melepas sisa mimpi tadi pagi
Semuanya disana...
Tanpa aku

Menu Makanan Untuk Hadapi Datang Bulan

Haid atau datang bulan seringkali menganggu aktifitas para wanita. Sakit dan nyeri yang ditimbulkan membuat para wanita tak bisa memaksimalkan kinerjanya. Namun asupan nutrisi yang seimbang dapat mengatasi hal tersebut.

Berikut beberapa menu harian khusus wanita yang bisa membuatnya merasa lebih bugar dan terbebas dari nyeri serta gangguan haid seperti dikutip dari Shine.

Masa haid (Hari 1-5). Pada periode ini, tingkat sensitivitas wanita sangat tinggi. Oleh karena itu disarankan untuk mengkonsumsi makanan-makanan yang mengandung magnesium dan omega tiga untuk menstabilkan emosi.contoh makanan yang banyak mengandung omega tiga adalah minyak ikan, brokoli, bayam, labu, perilla, minyak canola, dan minyak biji-bijian.

Masa penghujung haid (Hari 6-13). Masa penghujung haid dan 7 hari setelahnya adalah saat hormon wanita paling stabil. Tingkat stres yang dialami menjadi berkurang. Untuk menjaganya, makanlah bahan makanan yang mengandung vitamin dan mineral utuh seperti buah dan sayuran.

Hari 14-17. Dua minggu setelah haid, biasanya nafsu makan wanita akan bertambah. Saat ini paling tepat untuk menyantap aneka makanan lezat seperti seafood atau daging wagyu yang juga sehat.

Hari 18-23. Masa-masa ini seringkali dikenal dengan PMS atau sindrom pra menstruasi. DI masa ini hormon progesterone mencapai puncaknya. Akibatnya, para wanita sering mengalami masalah pencernaan seperti susah buang air besar dan kram perut. Makanan kaya serat paling tepat dikonsumsi di masa-masa ini.

Hari 24-28. PMS terus berlanjut. Butuh makanan berprotein untuk menyeimbangkan gula darah yang mulai tidak stabil. Ice cream atau coklat akan membuat para wanita lebih tenang dan terhindar dari nyeri PMS.

dikutip dari Y! Newsroom

September 20, 2010

WARUGA

Waruga

Waruga adalah kuburan kuno orang Minahasa. Kita dapat menjumpainya di daerah Air Madidi, Sulawesi Utara. Terbuat dari batu yang diberi lubang di tengahnya sehingga menyerupai wadah. Bagian atasnya diberi tutup dari batu yang dipahat menyerupai atap rumah. Melalui Waruga kita dapat mengetahui kehidupan dan cara hidup orang Minahasa kala itu. Kebudayaan mereka sudah cukup maju. Masyarakatnya sudah teroganisir dan mereka juga sudah mengenal beberapa profesi. Hal ini dapat dilihat dari ukiran yang dipahat di permukaan tutup waruga, yaitu profesi dari orang yang meninggal tersebut. Beberapa diantaranya adalah bidan, prajurit, dan penari. Selain itu dapat juga dilihat dari barang-barang yang ditemukan di dalam waruga, seperti pisau dan alat berburu berbahan besi, perhiasan dari tembaga dan keramik dan perkakas makan yang berbahan keramik dari China. Masyarakat kala itu sudah mengenal logam, bekerja dengan logam dan juga mengenal perdagangan dengan luar negeri.
Waruga bagi orang Minahasa tak ubahnya seperti rumah dari orang yang telah meninggal. Di dalamnya selain jenasah, dimasukkan juga barang-barang kesayangan dan peralatan sehari-hari milik yang bersangkutan. Awalnya waruga diletakkan di depan rumah masing-masing keluarga, tetapi setelah waruga diputuskan sebagai salah satu cagar budaya oleh pemerintah, waruga dikumpulkan dalam satu lokasi. Di sana kita dapat melihat waruga dari tahun 900 hingga 1800an dan menemukan perbedaan-perbedaan dari masa-masa itu. Pada tahun 900an, satu waruga digunakan untuk mengubur beberapa orang yang masih satu keluarga. Atapnya polos/ tidak dipahat, di dalamnya ditemukan barang-barang milik jenasah-jenasah yang dikubur di situ. Berbeda dengan masa setelah itu (1800an), satu waruga hanya digunakan untuk mengubur satu orang saja. Atapnya dipahat gambar sesuai dengan profesi dari yang bersangkutan. Barang-barang yang ditemukan juga merupakan barang-barang kesayangan pribadi. Kita dapat melihat beberapa contoh barang yang biasanya ikut dikubur bersama dengan jenasah di museum yang terletak di dalam lokasi cagar budaya.